Bos MCI Beri Bocoran Sejumlah Perusahaan dalam Portofolio Investasinya Siap IPO
PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) mengonfirmasi sejumlah perusahaan dalam portofolio investasinya telah menunjukkan kesiapan untuk menggelar IPO.
IDXChannel - PT Mandiri Capital Indonesia (MCI) mengonfirmasi sejumlah perusahaan dalam portofolio investasinya telah menunjukkan potensi dan kesiapan untuk menggelar penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Direktur Utama Mandiri Capital Indonesia Ronald S Simorangkir mengungkapkan, kesiapan tersebut ditinjau dari rekam jejak dan kinerja keuangan yang solid dari beberapa entitas portofolionya.
“Potensinya ada. Kalau dari kinerja keuangan portofolio kita itu ada beberapa yang sebenarnya sudah siap (IPO),” ujar Ronald saat ditemui di Menara Mandiri II, Jakarta, Kamis (13/8/2026).
Meski secara finansial sudah memenuhi syarat, Ronald menekankan agar perusahaan-perusahaan tersebut tidak terburu-buru.
Dirinya juga mendorong seluruh calon emiten untuk mematangkan aspek tata kelola (corporate governance), struktur organisasi, serta kesiapan jajaran manajemen sebelum melantai di bursa.
Menurut Ronald, status sebagai perusahaan terbuka menuntut transparansi tingkat tinggi yang dapat diakses langsung oleh publik dan investor.
“Tapi mereka sekarang kita dorong dari governance, organisasi dan lain-lain itu siapkan dulu, jangan sampai nanti istilah sederhananya IPO tapi malu-maluin gitu,” katanya.
“Karena begitu masuk bursa, itu kan semua data jadi transparan. Semua governance harus dilihat,” ujar Ronald.
Ronald juga menyampaikan, rencana pencatatan saham di bursa harus disikapi secara matang dan profesional, bukan sekadar mengejar reputasi instan di industri.
“Kalau memang ada rencana IPO, itu bukan cuma, bahasa sederhananya, gaya-gayaan saja. ‘Oh, perusahaan kami sudah IPO’. Tapi begitu IPO itu justru orang publik atau investor semakin melihat kita semakin transparan,” kata dia.
Oleh karena itu, pendampingan yang diberikan MCI kepada perusahaan portofolionya mencakup penguatan fungsi pengawasan jajaran komisaris, profesionalitas manajemen, serta efektivitas struktur organisasi.
“Yang kita tekankan ke portofolio kita itu bukan cuma kinerja keuangan, tapi secara organisasi siap enggak sih untuk IPO,” kata Ronald.
Dia juga mencontohkan keberhasilan salah satu portofolio MCI di sektor makanan dan minuman (food and beverage/FnB) yang telah resmi melantai di bursa pada tahun lalu.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata sekaligus tolok ukur bagi perusahaan portofolio lainnya yang tengah membidik pasar modal.
“Itu sebenarnya jadi salah satu rujukan juga bagi perusahaan-perusahaan lain, ternyata masih ada optimisme di Indonesia,” ujar Ronald.
(Dhera Arizona)