MARKET NEWS

Ashmore Indonesia (AMOR) Tetapkan Dividen Rp36 per Saham untuk Tahun Buku 2026

Shifa Nurhaliza Putri 08/11/2026 20:00 WIB

AMOR menyetujui pembagian dividen sebesar Rp36 per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2026.

Ashmore Indonesia (AMOR) Tetapkan Dividen Rp36 per Saham untuk Tahun Buku 2026. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel – PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) menyetujui pembagian dividen sebesar Rp36 per saham untuk tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2026. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang hasilnya disampaikan melalui keterbukaan informasi pada 6 November 2026.

Sekretaris Perusahaan AMOR, Arief Wana, menyampaikan bahwa RUPST telah memenuhi ketentuan kuorum dan menyetujui seluruh agenda yang diajukan.

Total dividen sebesar Rp36 per saham tersebut telah memperhitungkan pembayaran dividen interim senilai Rp13 per saham yang telah direalisasikan pada 24 Februari 2026. Dengan demikian, perseroan masih akan membagikan dividen final sebesar Rp23 per saham kepada pemegang saham.

Sementara itu, sisa laba bersih setelah dikurangi pembagian dividen akan dialokasikan ke dalam saldo laba ditahan (retained earnings). RUPST juga memberikan wewenang kepada Direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembayaran dividen final.

Selain keputusan pembagian dividen, pemegang saham menyetujui pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan gaji, tunjangan, dan remunerasi lainnya bagi anggota Dewan Komisaris serta Direksi untuk tahun buku yang berakhir pada 30 Juni 2027.

RUPST juga menyetujui rencana pengalihan saham hasil pembelian kembali (buyback) sesuai POJK Nomor 29 Tahun 2023. Perseroan berencana mengalihkan maksimal 5.084.827 saham hasil buyback secara bertahap pada periode 10 November 2026 hingga 31 Oktober 2027.

Agenda lainnya mencakup perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan mengenai maksud, tujuan, dan kegiatan usaha. Penyesuaian tersebut dilakukan untuk mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, termasuk KBLI 66301 tentang Manajemen Investasi Konvensional di Pasar Keuangan dan KBLI 66151 tentang Aktivitas Advisori Investasi.

Dari sisi kepengurusan, jajaran Direksi AMOR tetap dipimpin Presiden Direktur Ronaldus Gandahusada, bersama Direktur FX Eddy Hartanto, Arief Cahyadi Wana, dan Steven Satya Yudha. Sementara itu, posisi Presiden Komisaris dijabat Thomas Adam Shippey dan Komisaris Independen oleh Satriadi Indarmawan. Masa jabatan jajaran manajemen tersebut berlangsung hingga 17 Oktober 2029.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE