20 Saham Penggerak IHSG September 2026, UNTR-AMMN Urutan Teratas
Dari 20 saham penggerak IHSG bulan lalu, hanya dua saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar di atas Rp100 triliun.
IDXChannel—Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) tercatat memimpin deretan saham penggerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang September 2026. UNTR memimpin dengan perubahan harga 11,88 persen dan berkontribusi 8,51 poin pada pergerakan IHSG.
Pada periode tersebut, kapitalisasi pasar UNTR tengah mencapai angka Rp100,99 triliun. Kemudian pada posisi selanjutnya adalah PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMNN) yang berkontribusi 7,59 poin pada pergerakan indeks.
AMMN mencatatkan perubahan harga sebesar 4,16 persen dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp327 triliunan. Lalu pada posisi ketiga adalah PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) dengan kontribusi sebesar 5,34 poin.
Perubahan harga saham itu tercatat sebesar 76,38 persen dalam sebulan dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp37,66 triliun.
Dari 20 saham penggerak IHSG bulan lalu, hanya dua saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar di atas Rp100 triliun. Selebihnya adalah saham dengan variasi nilai kapitalisasi pasar di bawah Rp100 triliun. Valuasi terkecil dalam daftar ini adalah Rp3,04 triliun (saham ASLI).
Berikut ini adalah 20 saham penggerak IHSG perdagangan September 2026:
UNTR
Perubahan harga 11,88 persen
Valuasi Rp100,99
IHSG poin +8,51
AMMN
Perubahan harga 4,16 persen
Valuasi Rp327,06 triliun
IHSG poin +7,59
FORU
Perubahan harga 76,38 persen
Valuasi Rp37,66 triliun
IHSG poin +5,34
SINI
Perubahan harga 71,83 persen
Valuasi Rp22,01 triliun
IHSG poin +5,30
PTBA
Perubahan harga 21,88 persen
Valuasi Rp35,94 triliun
IHSG poin +4,86
TINS
Perubahan harga 15,10 persen
Valuasi Rp34,63 triliun
IHSG poin +3,65
NATO
Perubahan harga 30,00 persen
Valuasi Rp8,32 triliun
IHSG poin +2,89
MAPI
Perubahan harga 10,71 persen
Valuasi Rp25,73 triliun
IHSG poin +2,79
ANTM
Perubahan harga 3,23 persen
Valuasi Rp76,90 triliun
IHSG poin +1,93
ULTJ
Perubahan harga 38,05 persen
Valuasi Rp21,32 triliun
IHSG poin +1,87
ERAA
Perubahan harga 20,45 persen
Valuasi Rp9,49 triliun
IHSG poin +1,56
CUAN
Perubahan harga 3,68 persen
Valuasi Rp94,99 triliun
IHSG poin +1,44
SMMT
Perubahan harga 77,78 persen
Valuasi Rp12,06 triliun
IHSG poin +1,39
IMPC
Perubahan harga 3,26 persen
Valuasi Rp78,24 triliun
IHSG poin +1,36
PKPK
Perubahan harga 61,96 persen
Valuasi Rp7,23 triliun
IHSG poin +1,30
TRIM
Perubahan harga 26,19 persen
Valuasi Rp5,65 triliun
IHSG poin +1,25
ENRG
Perubahan harga 3,05 persen
Valuasi Rp35,86 triliun
IHSG poin +1,02
SGER
Perubahan harga 22,69 persen
Valuasi Rp11,38 triliun
IHSG poin +1,00
ASLI
Perubahan harga 56,77 persen
Valuasi Rp3,04 triliun
IHSG poin +0,94
BSWD
Perubahan harga 92,00 persen
Valuasi Rp10,52 triliun
IHSG poin +0,89
Sementara itu deretan pemberat IHSG bulan lalu dipimpin oleh PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Saham tersebut mencatatkan penurunan harga sebesar 16,16 persen dengan kapitalisasi pasar senilai Rp393,33 triliun dan memberi bobot sebesar 37,05 poin pada IHSG.
Sepanjang September kemarin, Bursa Efek Indonesia mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di posisi 6.071, melemah 6,96 persen secara bulanan dan turun 24,69 persen secara tahun berjalan.
Pada periode yang sama, kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp10.695 triliun, turun 6,38 persen secara bulanan, dan turun lebih dalam lagi jika dilihat sejak awal tahun, yakni hingga 28,17 persen.
(Nadya Kurnia)