ECOTAINMENT

Persija Kritik Keras Kondisi Rumput JIS, JakPro: Perbaikan Terus Kami Lakukan

Danandaya Arya Putra 27/10/2026 17:29 WIB

Kualitas rumput lapangan JIS memang saat ini menjadi sorotan. Hal itu tidak terlepas dari imbas JIS menggelar dua konser besar.

Persija Kritik Keras Kondisi Rumput JIS, JakPro: Perbaikan Terus Kami Lakukan. (Foto: Istimewa)

IDXChannel—PT Jakarta Propertindo (JakPro) selaku pengelola Jakarta International Stadium (JIS) buka suara usai kualitas rumput stadion dikritik Persija Jakarta. Skuad Macan Kemayoran mengaku kecewa dengan kondisi lapangan JIS usai berhasil mengalahkan Persik Kediri.

Direktur Utama PT JakPro, Iwan Takwin, mengaku pihaknya selalu melakukan inovasi dalam proses penanganan rumput stadion. Pihaknya juga akan menambah metode perawatan untuk memperbaiki tingkat kerataan rumput agar dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari sepekan.

"Untuk treatment rumput, terus kami lakukan perbaikan dan inovasi-inovasi. Kemarin, sejak selesai konser, kami hanya butuh seminggu, rumput sudah terpasang, yang biasanya butuh waktu sampai 4 bulan. Kemarin kami hanya menyelesaikan dalam seminggu," ucap Iwan dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Sejumlah inovasi dalam perawatan rumput JIS, lanjut Iwan, seperti nursery serta metode pemotongan yang lebih rapi. Upaya tersebut, menurutnya, membuat akar rumput lebih kuat dan meminimalkan terlepas saat pertandingan.

"Jadi, inovasi terus kami lakukan dengan adanya nursery, dengan metode gulung dan gelar, serta metode cutting yang lebih rapi. Alhamdulillah, kemarin kekuatan akar rumput juga lebih bagus, sehingga minim, bahkan tidak ada lagi rumput yang copot saat pertandingan," jelasnya.

Iwan menegaskan bahwa ada atau tidaknya konser di JIS, perawatan tetap harus dilakukan di luar lapangan agar tumbuh lebih sempurna. Sebab atap stadion yang dapat dibuka dan ditutup membuat masuknya sinar matahari lebih terbatas. 

"Apalagi seperti di JIS yang konsep atapnya buka-tutup, jadi sinar matahari sangat terbatas. Kami akan terus lalukan perbaikan dan inovasi untuk kesempurnaan rumput JIS," pungkasnya.

Sebelumnya, kualitas rumput lapangan JIS memang saat ini menjadi sorotan. Hal itu tidak terlepas dari imbas JIS menggelar dua konser besar, yakni The Weeknd pada 26-27 September dan Avenged Sevenfold pada 10 Oktober.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mengatakan kondisi lapangan membuat Persija tidak leluasa memainkan pola permainan. Menurutnya, tidak layak untuk menggelar laga kompetisi kasta teratas di tanah dengan kondisi lapangan yang kualitas rumputnya di bawah standar.
 
"Seperti yang bisa dilihat oleh semua orang yang hadir di stadion hari ini, kondisi lapangan sangat buruk. Menurut saya, pertandingan sepak bola seharusnya tidak dimainkan di lapangan dengan kondisi seperti ini," kata Shin Tae-yong usai laga melawan Persik Kediri, Senin (26/10/2026).

"Klub kami juga harus memberikan perhatian serius terhadap masalah ini ke depannya. Dengan begitu, kami bisa menyajikan pertandingan yang lebih baik bagi para suporter dan semua orang yang datang ke stadion. Kami juga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada para penggemar melalui penampilan tim di lapangan," tambahnya.

Sementara itu, pemain Persija Rizky Ridho juga sependapat dengan Shin Tae-yong terkait buruknya kondisi lapangan JIS. Jadi, Persija tidak dapat menampilkan pola permainan yang dapat menghibur penonton.

"Saya ingin meminta maaf kepada Jakmania karena kami tidak bisa menyuguhkan permainan yang menghibur malam ini. Teman-teman bisa melihat sendiri bagaimana kami berusaha bermain di lapangan dengan kondisi seperti ini,' kata Rizky Ridho.

Kami juga menghormati Persik Kediri. Mereka memiliki permainan yang sangat bagus, terutama ketika melakukan kombinasi umpan satu-dua sentuhan. Namun, mereka juga kesulitan memainkan permainan terbaiknya di lapangan seperti ini," tambahnya.

Pemain berposisi bek itu mengatakan kondisi lapangan JIS sebenarnya bukan persoalan baru. Menurutnya, kemenangan Persija di JIS hampir dipastikan karena keberuntungan, karena tidak bisa tampil apik dengan kondisi lapangan yang kurang berkualitas.

"Jujur, rasanya kurang nyaman karena situasi seperti ini terjadi setiap tahun.Kami dituntut untuk bermain bagus dan menang, tetapi dengan kondisi lapangan seperti ini, kami hanya bisa berharap mendapatkan keberuntungan dalam setiap pertandingan," sambungnya.

"Situasi ini membuat segalanya menjadi sulit. Target kami adalah menjadi juara, tetapi kami harus bermain di lapangan dengan kondisi seperti ini," tambahnya.

Rizky Ridho sebenarnya tidak mempermasalahkan JIS digunakan untuk konser. Namun, pengelolaan juga harus memberikan jaminan kualitas lapangan untuk Persija berlaga di sana

"Saya tetap menghormati pengelola Jakarta International Stadium (JIS). Mungkin mereka juga membantu pelaku UMKM melalui penyelenggaraan konser dan berbagai kegiatan lainnya," ucapnya.

"Saya sangat menghargai hal itu. Mereka juga selalu berusaha memperbaiki kondisi lapangan dengan baik," tambahnya.

(Nadya Kurnia)

SHARE