ECONOMICS

Waskita Beton Upayakan Kesediaan CFADS Kupon Obligasi I & II Paling Lambat 90 Hari

Shifa Nurhaliza Putri 25/09/2026 14:28 WIB

Perseroan memastikan proses produksi atas kontrak yang sedang berjalan tetap dilakukan untuk mendukung kelangsungan bisnis.

Waskita Beton Upayakan Kesediaan CFADS Kupon Obligasi I & II Paling Lambat 90 Hari. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menegaskan komitmen untuk memenuhi pembayaran ke-8 kupon Obligasi Waskita Beton Precast I Tahun 2022 dan Obligasi Waskita Beton Precast II Tahun 2022, dengan tetap mengacu pada ketentuan Perjanjian Perdamaian dan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Waskita Beton Precast I dan II.

"Dengan tetap tunduk pada ketentuan Perjanjian Perdamaian dan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Waskita Beton Precast I & II, Perseroan akan berupaya untuk memastikan kesediaan CFADS untuk pembayaran Kupon Obligasi Waskita Beton Precast I & II dalam jangka waktu paling lambat 90 hari," ungkap Kepala Divisi Secretary WSBP Fandy Dewanto dalam keterangan resminya, Jumat (25/9/2026).  

Untuk diketahui, pembayaran kupon ke-8 Obligasi Waskita Beton Precast I Tahun 2022 dan Obligasi Waskita Beton Precast II Tahun 2022 jatuh tempo pada 25 September 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, jelas Fandy, Perseroan akan berkoordinasi dengan Wali Amanat untuk menempuh langkah-langkah penyelesaian sesuai Perjanjian Perdamaian dan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi.

Untuk memenuhi sisa kewajiban CFADS, sambung dia, WSBP telah menyiapkan sejumlah langkah. Perseroan memastikan proses produksi atas kontrak yang sedang berjalan tetap dilakukan untuk mendukung kelangsungan bisnis.

Selain itu, WSBP melakukan komunikasi secara proaktif dengan pelanggan untuk memastikan penerimaan kas dari piutang usaha. Perseroan juga mengevaluasi opsi penyelesaian piutang, termasuk upaya hukum yang tersedia dan terukur terhadap piutang usaha yang telah jatuh tempo, serta menjalankan program efisiensi beban usaha.

Di tengah upaya pemenuhan kewajiban tersebut, Fandy memastikan kegiatan operasional WSBP tetap berjalan baik. Dia menerangkan, perseroan saat ini tengah memenuhi kebutuhan produksi untuk suplai produk beton precast dan readymix ke sejumlah proyek, antara lain Proyek Tol Kayu Agung-Palembang-Betung, Proyek Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi 3A dan 3B, Tangguh UCC On Shore Project Papua, National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) Fase A, serta New Priok Eastern Access (NPEA).

Selain menyuplai produk beton, WSBP juga tengah menyelesaikan pekerjaan konstruksi pada sejumlah proyek. Di antaranya pembangunan Gedung Laboratorium Smart System and Integrated Technologies (L-SSIT) Universitas Udayana Bali dan Gedung Laboratorium Terpadu Universitas Khairun di Ternate.

Terkait proses restrukturisasi yang tengah berjalan dia pun menegaskan bahwa Perseroan tetap menjaga keterbukaan informasi, transparansi, dan akuntabilitas kepada pemegang saham serta pemangku kepentingan.

(Shifa Nurhaliza Putri)

SHARE