ECONOMICS

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dimulai, Transaksi Ditargetkan Capai Rp313,4 Triliun

Tangguh Yudha 14/10/2026 20:39 WIB

Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026). Pemerintah menargetkan nilai transaksi mencapai USD17,5 miliar atau setara Rp313,4 triliun.

Trade Expo Indonesia 2026 Resmi Dimulai, Transaksi Ditargetkan Capai Rp313,4 Triliun. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 resmi dibuka pada Rabu (14/10/2026). Dalam penyelenggaraan tahun ini, pemerintah menargetkan nilai transaksi mencapai USD17,5 miliar atau setara Rp313,4 triliun.

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau Busan mengatakan, TEI ke-41 berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Oktober 2026. Pameran dagang internasional ini ditargetkan melibatkan ribuan peserta pameran dengan jumlah pengunjung puluhan ribu orang.

"Pada pelaksanaan TEI kali ini kami menargetkan transaksi sebesar USD17,5 miliar (Rp313,4 triliun), dari 1.873 eksibitor, dan 30.000 pengunjung," kata Busan dalam acara pembukaan.

Hingga saat ini sebanyak 16.885 pembeli atau buyer telah terdaftar untuk mengikuti pameran tersebut. Dari jumlah itu, sebanyak 8.092 merupakan pembeli luar negeri yang berasal dari 134 negara.

Selain itu, pemerintah menjadwalkan penandatanganan 168 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara eksportir Indonesia dan pembeli dari 22 negara dengan total nilai mencapai USD13,2 miliar.

Menurut Busan, rencana kerja sama tersebut merupakan hasil penjajakan yang dilakukan oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) dan Atase Perdagangan (Atdag) di luar negeri dengan sejumlah pembeli potensial.

"MoU ini dapat terjadi karena sejak dari awal pelaksanaan TEI, para ITPC dan Atdag di luar negeri terus melakukan penjajakan dengan buyer potensial," tuturnya.

Adapun produk yang dipamerkan dalam TEI 2026 meliputi makanan dan minuman, produk pertanian, berbagai produk manufaktur, fesyen dan kerajinan, furnitur, hingga dekorasi rumah. Selain itu, pameran ini juga menampilkan kawasan industri untuk menarik minat investor.

Di sisi lain, Busan menyampaikan bahwa kinerja ekspor Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan positif di tengah tantangan perdagangan global.

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai USD193,64 miliar atau tumbuh 4,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar USD184,89 miliar.

"Secara kumulatif, hingga bulan Agustus ini kita mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar USD7,25 miliar," kata dia. (Febrina Ratna Iskana)

SHARE