ECONOMICS

Stimulus Transportasi Nataru Naik Dua Kali Lipat, Cek Jadwal dan Skema Diskonnya

Rohman Wibowo 08/11/2026 12:35 WIB

Pemerintah mengalokasikan anggaran stimulus sektor transportasi sebesar Rp883 miliar untuk Nataru 2026/2027.

Stimulus Transportasi Nataru Naik Dua Kali Lipat, Cek Jadwal dan Skema Diskonnya (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah mengalokasikan anggaran stimulus sektor transportasi sebesar Rp883 miliar untuk periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. 

Anggaran ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang sebesar Rp387 miliar.

Wakil Menteri Koordinator bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mengatakan, stimulus tersebut mencakup empat moda transportasi, yakni kereta api, angkutan laut, penyeberangan, dan angkutan udara.

"Program ini menjangkau empat moda transportasi sekaligus. Tahun lalu anggarannya Rp387 miliar. Tahun ini, dengan cakupan empat moda yang sama, pemerintah mengalokasikan Rp883 miliar atau lebih dari dua kali lipat," ujar Dradjad dalam peluncuran program stimulus sektor transportasi untuk libur Nataru di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Dia memperkirakan jumlah masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim libur Nataru tahun ini dapat mencapai 127 juta orang, bahkan diharapkan menembus 130 juta orang.

Menurut Dradjad, pemberian stimulus transportasi diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga barang dan jasa selama periode libur akhir tahun. Dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, masyarakat diharapkan memiliki ruang belanja lebih besar sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

Di samping memberikan insentif tarif, pemerintah mengimbau masyarakat merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket lebih awal agar otoritas perhubungan dapat mengoptimalkan pengawasan keamanan dan keselamatan penumpang.

"Jadi, tolong masyarakat merencanakan perjalanan dari awal supaya pemerintah, dalam hal ini Kementerian Perhubungan, bisa membantu menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Jangan ragu-ragu berbelanja karena hal itu akan membantu perekonomian, terutama di daerah," kata Dradjad.

Secara terperinci, stimulus transportasi Nataru 2026/2027 diberikan melalui sejumlah skema pada empat moda transportasi.

Di sektor angkutan udara, pemerintah memberikan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 100 persen untuk tiket penerbangan kelas ekonomi rute domestik. Insentif ini berlaku untuk periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Pembelian tiket sudah dapat dilakukan sejak 20 Oktober 2026.

Lalu transportasi kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan diskon tiket sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial di wilayah Jawa dan Sumatera Utara. Program ini menargetkan lebih dari 1 juta penumpang dengan periode perjalanan pada 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.

Kemudian angkutan laut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) memberikan diskon sebesar 30 persen untuk tarif dasar tiket kapal penumpang kelas ekonomi di seluruh jaringan rute. Insentif berlaku untuk keberangkatan mulai 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Terakhir, angkutan penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan pembebasan tarif jasa pelabuhan bagi penumpang pejalan kaki serta kendaraan Golongan II dan Golongan IVA di 14 pelabuhan penyeberangan terpilih. Program ini berlaku pada 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Jadwal Pemesanan Tiket Diskon

Masyarakat yang ingin memanfaatkan stimulus tersebut dapat melakukan pemesanan melalui masing-masing operator transportasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pelni telah membuka penjualan tiket diskon sejak 18 Oktober 2026 untuk periode keberangkatan kapal pada 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Sementara itu, KAI juga telah membuka pemesanan tiket diskon untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 4 Januari 2027.

Adapun ASDP mulai membuka penjualan tiket penyeberangan pada 7 November 2026 untuk periode perjalanan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.

Sementara itu, Garuda Indonesia dan Citilink telah membuka penjualan tiket sejak 23 Oktober 2026 untuk periode penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Kedua maskapai tersebut secara keseluruhan menyiapkan kapasitas hingga 1 juta kursi penumpang selama musim liburan.

Lalu Pelita Air membuka periode pemesanan tiket sejak 21 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027 untuk jadwal penerbangan 22 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027. Maskapai tersebut juga menambah kapasitas tempat duduk untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama periode libur akhir tahun.

(DESI ANGRIANI)

SHARE