Smart Farming Berbasis IoT Milik PLN Dorong Modernisasi Pertanian, Begini Cara Kerjanya
General Manager PLN Pusmanpro Aan Ridhoana Fitriaji mengatakan, program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi petani setempat.
IDXChannel - PT PLN (Persero) Pusat Manajemen Proyek (Pusmanpro) melalui Unit Pelaksana Manajemen Konstruksi (UPMK) II meluncurkan program Smart Farming berbasis Internet of Things (IoT) di Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang. Program ini untuk mendukung pengembangan greenhouse melon yang dikelola oleh BUMDes Sumber Makmur.
General Manager PLN Pusmanpro Aan Ridhoana Fitriaji mengatakan, program ini hadir sebagai jawaban atas tantangan yang selama ini dihadapi petani setempat. Sebab, selama ini proses budi daya melon di greenhouse, mulai dari penyemprotan, pencampuran nutrisi, hingga pemantauan kondisi lingkungan, masih dilakukan secara manual.
"Sementara sumber listrik yang digunakan masih menumpang aliran milik warga tanpa sistem cadangan daya sehingga rawan terganggu saat terjadi pemadaman listrik," ujarnya dalam pernyataan resmi, Selasa (11/8/2026).
Melalui program ini, kata Aan, PLN melakukan pemasangan listrik serta alat produksi otomatisasi pertanian, sehingga semua proses pembudidayaan tersebut dapat berjalan secara otomatis. Sistem ini bekerja dengan menempatkan sensor kelembapan tanah, suhu, dan cuaca di area lahan.
Sensor tersebut mengumpulkan data secara real-time dan mengirimkannya ke perangkat pintar milik petani. Ketika tanah terdeteksi kering, sistem IoT akan otomatis membuka katup air. Air bersama nutrisi (fertigasi) kemudian dialirkan secara perlahan dan langsung menuju ke zona akar tanaman melalui pipa-pipa tetes.
Dia menegaskan, PLN tidak hanya hadir untuk menyediakan energi listrik, tetapi juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan pemberdayaan masyarakat.
"PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen menjadi mitra pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, salah satunya melalui program electrifying agriculture untuk memodernisasi pertanian yang berupa Smartfarming yang kami implementasi di Desa Kluwut," ujarnya.
Melalui program Smart Farming IoT ini, PLN berharap dapat mendorong efisiensi proses produksi, meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani, serta menumbuhkan minat generasi muda di Desa Kluwut untuk kembali terlibat dalam sektor pertanian modern.
"Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan melalui pemanfaatan energi listrik secara produktif di tengah masyarakat," katanya.
(Dhera Arizona)