Profil Nurkholisoh Ibnu Aman, Wamenkeu Baru yang Baru Dilantik Prabowo
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luki Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu).
IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luki Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) dalam prosesi kenegaraan di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Kamis (1/10/2026).
Penunjukan Nurkholisoh dan Luki disiapkan guna mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam menjalankan tugas fiskal negara, berdampingan dengan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung yang telah dilantik beberapa waktu sebelumnya.
Pelaksanaan pelantikan pejabat bendahara negara ini mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.
Sosok Nurkholisoh Ibnu Aman dikenal luas sebagai ekonom sekaligus akademisi yang memiliki rekam jejak panjang di Bank Indonesia (BI). Menilik data akun LinkedIn pribadinya, dia tercatat memegang posisi sebagai Peneliti Senior (Senior Researcher) di bank sentral tersebut terhitung sejak November 2024 hingga saat ini.
Jauh sebelum posisi tersebut, Nurkholisoh telah meniti karier di lingkungan BI dengan mengemban jabatan sebagai Senior Economist sepanjang periode 2006-2019.
Sebelum kembali bergabung ke BI sebagai Peneliti Senior pada 2024, Nurkholisoh aktif menjadi Doctoral Researcher di University of Edinburgh Business School sepanjang 2020 hingga 2024.
Selain berkiprah di sektor publik, dia juga pernah merambah dunia industri profesional dengan bekerja sebagai Senior Associate di kantor akuntan publik internasional Ernst & Young (EY) pada kurun waktu 2004–2005.
Di ranah pendidikan, Nurkholisoh menyelesaikan jenjang sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada jurusan Teknik Industri dalam rentang tahun 1997 hingga 2002. Dia lantas meneruskan pendidikan pascasarjana (S2) di Chalmers University of Technology, Swedia, sepanjang 2002–2004.
Kapasitas keilmuannya kian diperdalam lewat perolehan gelar Master of Business Administration (MBA) di bidang Finance and Economics dari University of Chicago Booth School of Business pada 2010–2012, hingga puncaknya sukses meraih gelar PhD di bidang Finance dari University of Edinburgh Business School untuk periode studi 2020–2025.
(Dhera Arizona)