Pertagas Tandatangani Kontrak Gas dengan EMP Bentu dan PGN sebesar 3 BBTUD
Pertagas menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dengan EMP Bentu Limited dan PGN (PGAS) untuk amankan pasokan 2-3 BBTUD.
IDXChannel - PT Pertamina Gas (Pertagas) menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas Bumi (PJBG) dengan EMP Bentu Limited dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) atau PGN untuk mengamankan pasokan gas bumi sebesar 2-3 BBTUD selama lima tahun hingga 31 Desember 2031.
Kesepakatan ini mencakup penyaluran gas bumi dari Wilayah Kerja EMP Bentu yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan Pertagas dan PGN.
Direktur Utama Pertagas Indra P Sembiring mengatakan pasokan gas dari EMP Bentu akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan konsumen, termasuk sektor industri dan kegiatan produksi minyak bumi (lifting) di Siak, Riau.
"Pertagas akan mengoptimalkan pemenuhan gas untuk pelanggan sektor Produksi Minyak Bumi (Lifting) di Siak-Riau sebagai bentuk dukungan untuk pemenuhan target lifting nasional," ujar Indra dalam keterangan resminya, Minggu (1/11/2026).
Menurut dia, keandalan pasokan gas untuk kegiatan hulu migas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi minyak dan gas nasional. Pemanfaatan gas bumi juga diharapkan dapat mendukung upaya dekarbonisasi di sektor hulu migas.
Indra menambahkan, kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Pertagas dalam mendukung peningkatan produksi migas nasional dan target swasembada energi pemerintah.
Selain menopang kegiatan produksi migas, kepastian pasokan gas juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kebutuhan energi sektor industri. Melalui kerja sama dengan EMP Bentu dan PGN, Pertagas memperkuat rantai distribusi gas bumi dari wilayah hulu menuju konsumen.
Sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, Pertagas menjalankan bisnis infrastruktur energi di sektor midstream dan downstream, termasuk transmisi dan distribusi gas bumi. Perusahaan tersebut menghubungkan pasokan dari sektor hulu dengan kebutuhan industri, pelaku usaha, hingga konsumen rumah tangga.
Pertagas menyatakan akan terus mengoptimalkan infrastruktur energi yang dimiliki dan dioperasikan untuk mendukung keandalan distribusi gas bumi serta pertumbuhan industri dan perekonomian nasional.
(Febrina Ratna Iskana)