Penjualan Mobil Nasional Naik 21 Persen hingga September, Merek Baru Makin Agresif
Pertumbuhan industri otomotif ditopang oleh merek-merek non-Astra, terutama merek baru yang mencatatkan lonjakan penjualan signifikan.
IDXChannel - Penjualan mobil nasional secara grosir (wholesales) mencapai 679.000 unit sepanjang Januari-September 2026, tumbuh 21 persen secara tahunan (yoy).
Pertumbuhan industri otomotif ditopang oleh merek-merek non-Astra, terutama merek baru yang mencatatkan lonjakan penjualan signifikan.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales mobil nasional pada September 2026 mencapai 79.500 unit, naik 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tetapi turun 3 persen dibandingkan Agustus 2026.
Stockbit mencatat, realisasi penjualan selama sembilan bulan pertama tahun ini setara dengan 80 persen dari target Gaikindo untuk 2026 sebesar 850.000 unit. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, ketika penjualan baru mencapai 70 persen dari realisasi penjualan sepanjang 2025.
Merek non-Astra menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pasar. Kelompok ini membukukan wholesales sebanyak 42.800 unit pada September 2026, tumbuh 50 persen secara tahunan meski turun 5 persen secara bulanan.
Lonjakan terutama terlihat pada kelompok merek yang masuk kategori Others, yang mencakup sejumlah merek di luar kelompok utama dalam klasifikasi data. Penjualannya melonjak lebih dari tiga kali lipat secara tahunan, dari 4.500 unit pada September 2025 menjadi 14.500 unit pada September 2026.
Tren tersebut juga terlihat sepanjang Januari-September 2026. Di mana penjualan kelompok Others mencapai 98.000 unit, melonjak 167 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, wholesales BYD dan Denza secara gabungan mencapai 46.700 unit, tumbuh 74 persen secara tahunan.
Di tengah pertumbuhan pasar yang kuat, kinerja penjualan PT Astra International Tbk (ASII) tumbuh lebih moderat dibandingkan industri.
Astra mencatatkan wholesales sebanyak 36.700 unit pada September 2026, naik 10 persen secara tahunan dan relatif stagnan dibandingkan bulan sebelumnya. Secara kumulatif, penjualan mobil Astra mencapai 335.000 unit sepanjang sembilan bulan pertama 2026, tumbuh 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan Astra yang berada di bawah laju industri berdampak pada pangsa pasarnya. Pangsa pasar ASII tercatat sebesar 46,2 persen pada September 2026 dan 49,3 persen sepanjang Januari-September 2026, berada di bawah level 50 persen yang menjadi target umum perseroan.
Daihatsu menjadi salah satu penopang pertumbuhan penjualan Astra. Merek tersebut mencatatkan kenaikan wholesales sebesar 9 persen secara tahunan pada September 2026 dan tumbuh 18 persen sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini.
(DESI ANGRIANI)