Mayoritas Harga Pangan Turun, Cabai Rawit Hijau Jadi Komoditas Paling Anjlok
Mayoritas komoditas pangan mengalami penurunan harga, meski sejumlah komoditas masih mencatatkan kenaikan.
IDXChannel - Harga pangan nasional terpantau bergerak bervariasi pada Rabu (4/11/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia (BI), mayoritas komoditas pangan mengalami penurunan harga, meski sejumlah komoditas masih mencatatkan kenaikan.
Pada komoditas bawang, harga bawang merah turun 1,62 persen menjadi Rp36.500 per kilogram (kg). Sementara itu, bawang putih turun 3,49 persen menjadi Rp37.300 per kg. Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I naik 1 persen menjadi Rp15.100 per kg. Sebaliknya, beras kualitas bawah II turun 1,68 persen menjadi Rp14.650 per kg.
Penurunan juga terjadi pada beras medium I sebesar 1,5 persen menjadi Rp16.400 per kg dan beras medium II sebesar 2,73 persen menjadi Rp16.050 per kg. Adapun beras kualitas super I turun 4,43 persen menjadi Rp17.250 per kg, sedangkan beras super II turun 3,14 persen menjadi Rp16.950 per kg.
Sementara itu, seluruh jenis cabai yang tercatat mengalami penurunan harga. Cabai merah besar turun 11,96 persen menjadi Rp63.650 per kg, sedangkan cabai merah keriting turun 1,48 persen menjadi Rp83.050 per kg.
Penurunan terdalam terjadi pada cabai rawit hijau yang anjlok 21,19 persen menjadi Rp62.850 per kg. Adapun cabai rawit merah turun 12,58 persen menjadi Rp86.900 per kg.
Pada komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 3,54 persen menjadi Rp38.100 per kg. Harga daging sapi kualitas I juga turun 2,64 persen menjadi Rp149.250 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II turun 4,37 persen menjadi Rp137.950 per kg.
Untuk komoditas gula pasir, harga gula pasir premium turun 0,48 persen menjadi Rp20.550 per kg. Sementara itu, gula pasir lokal tercatat berada di level Rp19.550 per kg.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah turun 2,7 persen menjadi Rp19.800 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek I turun 1,02 persen menjadi Rp24.200 per liter.
Adapun minyak goreng kemasan bermerek II tercatat Rp23.650 per kg. Selain itu, harga telur ayam turun 5,08 persen menjadi Rp28.000 per kg.
(Shifa Nurhaliza Putri)