Kementan Gelontorkan Rp3 Triliun untuk Bangun GPS Unggas Terintegrasi
Pembangunan GPS unggas ini untuk memperkuat produksi dan pasokan pangan nasional.
IDXChannel - Kementerian Pertanian (Kementan) siap menggelontorkan anggaran Rp3 triliun untuk pembangunan pusat Grand Parent Stock (GPS) unggas terintegrasi di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
"Pembangunan GPS unggas ini untuk memperkuat produksi dan pasokan pangan nasional," kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Selasa (13/10/2026).
Dia menambahkan, Jawa Timur memiliki peran strategis sebagai produsen utama berbagai komoditas pertanian, mulai dari padi, jagung, tebu hingga telur, ayam dan susu.
"Jawa Timur berkembang sangat pesat khususnya sektor pertanian. Nomor satu produksi padi, jagung, tebu, telur, ayam, hingga susu juga nomor satu," kata Amran.
"Pertanian Jawa Timur adalah yang terbaik di seluruh Indonesia," lanjutnya.
Amran menilai kolaborasi antara pemerintah provinsi dan DPRD Jatim turut mendukung peningkatan produksi pangan di daerah tersebut.
Salah satu program strategis yang disiapkan ialah pembangunan pusat GPS unggas di Kabupaten Malang. Fasilitas itu dirancang menjadi sumber pasokan bibit unggas untuk memenuhi kebutuhan peternakan di berbagai wilayah Indonesia.
"Kami akan bangun Grand Parent Stock satu-satunya di Indonesia, yaitu di Jawa Timur, tepatnya di Malang. Nantinya, 'neneknya' ayam ini akan menyuplai kebutuhan peternakan ke seluruh wilayah Indonesia," katanya.
Selain memperkuat sektor peternakan, Menteri Pertanian memastikan pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi kemarau panjang dan fenomena El Nino.
(Nur Ichsan Yuniarto)