Kemenkeu Salurkan Rp599,2 Triliun ke Daerah, Serapan Capai 82,4 Persen
Realisasi tersebut telah mencapai 82,4 persen dari total alokasi transfer daerah yang sebesar Rp727 triliun.
IDXChannel - Pemerintah pusat telah menyalurkan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp599,2 triliun hingga akhir September 2026.
Realisasi tersebut telah mencapai 82,4 persen dari total alokasi transfer daerah yang sebesar Rp727 triliun.
Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, akselerasi penyaluran dana transfer ke daerah berjalan cukup masif hingga pengujung kuartal ketiga demi menjaga likuiditas kas pemerintah daerah.
"Penyaluran transfer ke daerah sampai dengan September telah ditransfer Rp599,2 triliun, ini adalah 82,4 persen. Alokasi awal APBN adalah Rp693 triliun, tapi karena ada bencana alam dan tambahan untuk daerah, perkiraan totalnya naik menjadi sekitar Rp727 triliun dan realisasi 82,4 persen ini dihitung terhadap angka tersebut," ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN di kantor Kemenkeu, Jumat (9/10/2026).
Suahasil menyebut, penyesuaian pagu dari Rp693 triliun menjadi Rp727 triliun membuktikan fleksibilitas instrumen fiskal dalam merespons dinamika darurat tanpa mengorbankan pos belanja daerah yang telah direncanakan sebelumnya.
"Masih akan ada transfer ke daerah lagi dalam bulan Oktober, November, dan Desember. Dana transfer umum dipakai antara lain untuk bayar gaji, iuran peserta JKN, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta Jamsostek," jelas Suahasil.
Di samping membiayai belanja rutin kepegawaian, kas negara dialokasikan secara spesifik untuk memutar roda operasional fasilitas publik serta menyokong sarana pelayanan dasar masyarakat. Akselerasi dana transfer khusus ditujukan langsung pada penguatan sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan di rumah sakit daerah.
"Dana transfer khusus dipakai untuk alokasi BOS, pendidikan kesetaraan, bantuan operasional PAUD, tunjangan guru, RSUD, hingga pegawai daerah, serta dana desa dan dana insentif juga terus kami jalankan," tutur Suahasil.
(DESI ANGRIANI)