BANKING

Klaim Industri Asuransi Jiwa Naik 3,33 Persen Jadi Rp89,1 Triliun di Juli 2026

Kunthi Fahmar Sandy 19/09/2026 07:07 WIB

Industri asuransi jiwa mencatatkan klaim sebesar Rp89,17 triliun, meningkat Rp2,87 triliun atau 3,33 persen secara yoy.

Klaim Industri Asuransi Jiwa Naik 3,33 Persen Jadi Rp89,1 Triliun di Juli 2026 (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Berdasarkan data posisi Juli 2026, industri asuransi jiwa mencatatkan klaim sebesar Rp89,17 triliun, meningkat Rp2,87 triliun atau 3,33 persen secara yoy.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono, menuturkan sementara industri asuransi umum dan reasuransi mencatatkan klaim sebesar Rp43,34 triliun, meningkat Rp6,39 triliun atau 17,30 persen yoy. 

Dari sisi rasio klaim, industri asuransi jiwa tercatat sebesar 80,01 persen, sedangkan asuransi umum dan reasuransi sebesar 49,05 persen. 

"Secara umum, rasio klaim masih terjaga di bawah 100," ujar dia. Ke depan, apabila frekuensi dan intensitas bencana serta cuaca ekstrem meningkat, tentunya terdapat potensi peningkatan klaim pada lini usaha yang memberikan perlindungan terhadap risiko tersebut. 

Oleh karena itu, perusahaan asuransi perlu memastikan kecukupan underwriting, pricing, pencadangan, reasuransi, serta pengelolaan akumulasi risiko, khususnya di wilayah dengan eksposur bencana yang tinggi.

Di sisi lain, gangguan penerbangan akibat kebakaran hutan dan lahan, erupsi gunung berapi, maupun kondisi cuaca ekstrem menunjukkan bahwa perjalanan memiliki berbagai risiko yang dapat menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat. 

Menurut Ogi, hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan tetap relevan.

Ke depan, prospek asuransi perjalanan masih cukup terbuka sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas perjalanan, baik domestik maupun internasional. Untuk mendorong pertumbuhannya, produk perlu semakin relevan, sederhana, terjangkau, dan mudah diakses oleh masyarakat, termasuk melalui kanal digital.

(kunthi fahmar sandy)

SHARE